Kamis, 14 Juli 2011

Liputan Hari Pertama IT Camp 2010


Bagikan tulisan ini ..
Tak terasa setahun yang lalu saya mengikuti kegiatan IT Camp ini. Tepatnya 10 - 11 Juli 2010 kegiatan ini berlangsung. Banyak ilmu yang saya dapatkan begitu juga kawan yang saya temui.

Walaupun harus merogoh kocek Rp.250.000 kala itu, tapi fasilitas yang diberikan saya rasa sepadan dengan bayaran demikian. Ditambah lagi pak Onno W. Purbo yang notabene orang sibuk, menyempatkan diri menemani kami dalam acara ini. Sungguh acara yang sangat berkesan.

Sebenarnya tulisan tentang IT Camp 2010 ini saya pisah - pisahkan dalam beberapa bagian pada blog saya Gudang Materi. Namun untuk menyederhanakannya saya akan menggabungkannya dalam dua postingan di blog ini. Selamat menikmati sajian liputan IT Camp 2010 ini.


Keberangkatan IT Camp 2010


Setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh dari masing - masing asal peserta IT Camp 2010 yang berkumpul direncanakan kumpul di depan RM Sate Surabaya di Cempaka Putih , pada pukul 06.00 penulis sudah berada di depan RM Sate Surabaya pada pukul 05.30 dan sempat menikmati Ketupat Sayur di warung pinggir jalan .


Pukul 06.00 , panitia IT Camp 2010 sudah berada di tempat berkumpul di depan RM Sate Surabaya . Panitia telah mempersiapkan segala perlengkapan yang akan dipergunakan pada saat IT Camp 2010. Mulai dari persiapan perbekalan , dan fasilitas yang nantinya akan melengkapi acar IT Camp 2010 .

Pukul 06.30 , peserta yang datang tentunya langsung menuju ke tempat registrasi ulang , setelah melakukan registrasi ulang , maka peserta diberikan Goodie Bag dan Kaos IT Camp 2010 . Peserta IT Camp 2010 ini tercatat 138 orang yang terdiri dari pelajar , mahasiswa , karyawan , pengajar , profesional , dan dari berbagai profesi.

Pukul 08.00 peserta sudah berkumpul di RM Sate Surabaya , peserta telah registrasi ulang dan mengambil Goodie Bag ,para peserta yang telah siap naik ke Tronton atau yang kami sebut Bis* . Bis yang kami terdiri dari 3 bis , yakni Bis 1 dan Bus 2 untuk peserta , sedangkan Bus 3 untuk panitia beserta perlengkapan acara .

Jarak tempuh menuju Bumi Perkemahan TNGHS Gunung Bunder Bogor diestimasi sekitar 3 jam perjalanan , yang tentunya tidak termasuk macet di jalan . Dan tentunya kami mengharapkan perjalanan kali ini berjalan dengan lancar.


Mobil Tronton 2 telah melaju , di mobil ini penulis bersama kawan - kawan menuju ke Bumi Perkemahan untuk IT Camp 2010 . Semoga acara IT Camp 2010 ini berjalan lancar.

Perkemahan Gunung Bunder

Start yang dimulai dari depan Sate Surabaya untuk keberangkatan IT Camp 2010 dan setelah melalui perjalanan yang cukup panjang , dengan mobil Tronton dari Angkatan Laut . Akhirnya , peserta IT Camp 2010 tiba ditempat tujuan , yakni di Bumi Perkemahan TNGHS Gunung Bunder Bogor . Di pintu masuk perkemahan , tampak papan selamat datang yang menyambut para peserta IT Camp 2010.


Tentunya bagi sebagian besar peserta IT Camp 2010 , ada yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Bumi Perkemahan ini . Para peserta dengan antusias turun dari mobil Tronton dan berkumpul untuk pengarahan dan sambutan dari panitia IT Camp 2010.


Peserta yang turun dari mobil Tronton langsung menghirup dalam udara segar di pegunungan yang tentunya membuat paru - paru kita menjadi bersih . Keseharian kita di kota besar seperti Jakarta tentunya tercemari oleh polusi udara . Panitia memilih tempat ini sebagai tempat dilaksanakannya IT Camp 2010 sebagai acara refreshing dengan penat yang dirasakan sehari - hari . Dan ditempat ini tentunya kita dapat berfikir lebih jernih di tempat ini.


Welcome to IT Camp 2010 menyambut kedatangan kami di tempat ini , spanduk yang dipasang di antara pepohonan seakan menantikan kedatangan kami peserta IT Camp 2010 .


Kami berkumpul untuk sambutan dan pengarahan dari panitia IT Camp 2010 , peserta yang mencapai 138 orang telah berkumpul di Bumi Perkemahan Gunung Bunder ini . Akhirnya kami pun dibagi berdasarkan beberapa kelompok ada yang terdiri dari 4 orang dan yang tidak mendapatkan kelompok akan menempati tenda Pleton yang muat banyak.

Penulis bersama Haris , Bima , dan Dodi menempati tenda no.8 berwarna Pink , Bima dan Dodi berkuliah di Bina Nusantara sedangkan Haris sudah bekerja . Walau demikian , berbeda-beda tapi tetap satu jua. Dalam 2 hari ini , kami berempat akan menempati tenda yang sama .


Setelah pembagian tenda , maka kami diarahkan untuk berkumpul di tengah - tengah untuk pembagian kelompok besar untuk mengkoordinasi dalam urusan makanan dan kelengakapan ditempat perkemahan . Kelompok besar ini terdiri dari 10 orang yang dibagi berdasarkan hitungan 1 - 10 dan angka yang sama akan dalam satu kelompok .


Penulis mendapatkan grup 10 yang terdiri dari 12 orang , kemudian kami diharuskan memilih 1 leader kami pun memilih Arkan M Irsyad sebagai leader kami dalam kelompok . Kemudian setelah memilih leader maka kami diharuskan presentasi per kelompok di hadapan kelompok lainnya . Kemudian tiap kelompok memilih tema yang telah ditentukan oleh panitia , tiap leader maju kedepan setelah pengarah menyebutkan tema yang akan dipilih .

Setelah merundingkan tema yang akan kami presentasikan maka , kami memilih tema jaringan / networking , yang terdiri dari ASDL , Dial Up , 3G , dan VSat . Setelah itu tiap kelompok dipanggil untuk presentasi kedepan sekaligus memperkenalkan diri kelompok mereka , kami pun mempresentasikan tentang jaringan dengan dimoderatori oleh Arkan , kami pun saling bersahutan untuk memaparkan penjelasan dari keempat poin tersebut dalam waktu 4 menit .

Setelah selesai presentasi maka pengarah acara memberikan kami predikat Well Organized Group , karena grup kami yang terkoordinasi dalam menyampaikan materi ^^ . Setelah presentasi kelompok , maka kami pun mengambil ID Card dan kupon makan. Setelah mengambil kupon makan kami maka Arkan sebagai leader bersama penulis menukarkan kupon anggota kami ke tempat pengambilan makanan.

Setelah makan bersama , maka akan dilanjutkan untuk materi dari Cannon.

Cannon di IT Camp 2010

Cannon yang merupakan salah satu Sponsorship acara IT Camp 2010 memberikan materi setelah makan siang peserta , bertempat di tenda Pleton . Para peserta IT Camp 2010 yang telah menikmati santap siang dan shalat memasuki tenda pleton dan mengikuti materi yang dibawakan oleh pihak Cannon dalam hal ini DataScript.


Materi pertama merupakan pengenalan dari fitur - fitur dan jenis - jenis printer Cannon , seperti teknologi ChromaLife100+ adalah sistem yang meningkatkan keindahan dan ketahanan cetak foto yang direalisasikan Printer Canon dengan tinta baru Canon dan kertas baru Canon. ChromaLife100+ diklaim mempunyai daya tahan cetak foto bila disimpan dalam album yang tertutup bertahan sampai dengan 300 tahun dengan menggunakan media Photo Paper Plus Glossy II (PP-201).

Beliau juga memperkenalkan fitur PictBridge dimana anda memungkinkan mencetak foto langsung dari handphone dengan printer Cannon. Teknologi lainnya yakni pengembangan printer WiFi sehingga dimungkinkan terjadi shared printer untuk area WiFi di sekitar spot. Dan Cannon pun mempunyai fitur untuk mengedit kontras dari sebuah foto dengan menggunakan Auto Photo Fix via EPP EX.

Pada slide presentasi pun dipaparkan keunggulan dari ip2770 dan MP258 sebagai bagian dari multiple function printer yang dapat melakukan scan , print , copy dalam satu sistem.

Adapun beberapa alasan menggunakan printer Cannon :

1. Sangat mudah digunakan
2. Mendukung pencetakan dari berbagai interface
3. Range produk yang lengkap untuk berbagai kebutuhan cetak anda.
4. Kualitas cetak foto yang sempurna untuk cetak dokumen dan foto
5. Software lengkap dan easy to use
6. Service Canon Printer tersebar di setiap tempat di Indonesia
7. Sangat bandel, tidak cepat rusak
8. Pelopor dalam dunia Digital Imaging Solution


Setelah pengenalan Cannon , maka dilanjutkan dengan penjelasan mengenai ISO yang diterapkan oleh Cannon , sehingga tercipta standarisasi dalam mencetak dokumen anda . ISO yang digunakan Cannon menunjukkan bahwa Cannon berkualifikasi sebagai penyedia penjualan printer . Kecepatan print dokumen juga menjadi salah satu andalan Cannon .


Setelah penjelasan materi dari Cannon , dan setelah penyerahan plakat oleh panitia IT Camp 2010 . Maka dilanjutkan dengan presentasi Ruth Marya dari Kluwek ( Komunitas Linux untuk Cewek ) dan Onno W Purbo untuk Network Security dan Proteksi Data.

Ruth Marya Network Security

Ruth Marya yang merupakan salah satu anggota Kluwek ( Komunitas Linux untuk Cewek ) dan sebagai anggota Kelompok Pengguna Linux Indonesia cabang Bogor memaparkan materi tentang Network Security . Dalam presentasi mbak Ruth diselingi dengan canda tawa dari peserta IT Camp 2010.


mbak Ruth membahas mengenai IDS ( Intrusion Detection System ) dimana kita dimungkinkan untuk memantau perkembangan dan keadaan system kita dari serangan hacker. mbak Ruth menjelaskan bahwa , serangan hacker dapat datang kapan saja , dan darimana saja.


Disela - sela presentasi nya mbak Ruth memanggil 2 sukarelawan untuk membantu mengetikkan code perintah di Terminal ( Command Prompt ) laptopnya , dan tidak lupa mbak Ruth memberikan penjelasan mengenai instalisasi Snort sebagai salah satu software yang dapat mendeteksi IDS tersebut.


Penyerahan Plakat kepada Ruth Marya dari Panitia IT Camp 2010

Setelah pemaparan materi dari mbak Ruth , maka akan dilanjutkan oleh bpk Onno W Purbo untuk Pencegahan Hacking . Banyak komentar dari peserta IT Camp 2010 untuk presentasi mbak Ruth Marya , katanya ,"Presentasi mbak Ruth nggak membosankan". Mungkin karena ada faktor pendukung juga kali yah *_* .

Tapi saya sempat tertidur ketika presentasi mbak Ruth Marya , untung saja ada album foto kang Onno yang siap menjadi referensi gambar dari tulisan ini . Ternyata Kang Onno Sang Fotografer yang dapat diandalkan :).

Onno W. Purbo Network Security

Setelah pemaparan Network Security oleh Ruth Marya yang lebih membahas pada pemantauan terhadap sistem dari serangan Hacker , yakni Intrusion Detection System (IDS) dengan menggunakan beberapa software Linux , seperti Snort , dan Wireshark.


Untuk sesi kali ini Onno W Purbo lebih menekankan pada perlindungan dan pencegahan terhadap user kita dari serangan hacker . bpk Onno menekankan bahwa seorang hacker harus bisa melindungi diri dari serangan hacker lain .


Antusiasme dari peserta IT Camp 2010 meunjukkan bahwa para remaja tertarik kepada perlindungan dan pencegahan dari tindakan hacking itu sendiri . Kebanyakan dari para Hacker memulai aksinya disebabkan karena dia ingin melindungi dirinya dari serangan Hacking .

Hal inilah yang mendasari kita untuk belajar Hacking bukan untuk menyerang orang lain , tetapi memulai untuk melindungi kita dari serangan hacking , materi sesi kali ini dari Onno W Purbo terbagi dua part , yang diselingi Coffee Break dan Shalat Ashar .


Setelah Coffee Break maka dilanjutkan lagi part 2 yang masih membahas mengenai pencegahan terhadap tindakan hacking , acara ini dilanjutkan hingga pukul 17.30 WIB . Dan sesi ini diakhiri dengan dikumandangkan adzan Maghrib , untuk acara selanjutnya Diskusi Panel bersama M. Salehuddin (ID Sirtii) dan Donny BU (ICT Watch).

ORARI di IT Camp 2010 [Extras]


Setelah materi tentang Network Security dari Onno W Purbo yang diakhiri pada pukul 17.30 WIB , disela-sela ISOMA ( Maghrib ) , ada sebuah tenda yang dikhususkan bagi peserta yang ingin mengenal lebih dekat ORARI ( Organisasi Amatir Radio Seluruh Indonesia ) .


Para peserta berbondong - bondong menuju tenda ORARI tersebut, kemudian pengarah dari ORARI memberikan penjelasan kepada kami asal mula dari ORARI . Banyak pertanyaan yang dilontarkan para peserta IT Camp 2010 . Salah satu yang menarik adalah ,"Bagaimana jika tetangga kita menyetel Radio dengan suara bising sehingga mengganggu tetangganya ?".


Dari pihak ORARI menjawab ,"Tetangga anda dapat dilaporkan ke ORARI dan akan diteruskan ke pihak berwajib dengan laporan , penyalahgunaan frekuensi" .


Penulis pun sempat terperanga , bahkan sampai frekuensi Radio pun diatur dalam sebuah peraturan dan dapat dilaporkan ke pihak berwajib. Dan hukuman tersebut dapat mencapai 4 bulan penjara seperti yang dikutip dari detikINet kasus Penyalahgunaan Frekuensi :

Jakarta - Ditjen Postel tak segan untuk mengancam sanksi penjara bagi pihak yang menyalahgunakan frekuensi radio. Sebab, aksi tersebut dapat membahayakan sistim komunikasi radio penerbangan.

Tindakan tegas terhadap pelaku pun siap diganjarkan terhadap pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran. Namun bukan berarti, pelanggaran penggunaan frekuensi radio untuk keperluan lain tidak diperhatikan.

"Semuanya tetap ditertibkan sejauh ditemu kenali dianggap melanggar ketentuan yang berlaku, baik frekuensi radio untuk penyiaran maupun untuk keperluan jasa telekomunikasi dan itulah sebabnya Ditjen Postel cukup intensif dalam melakukan penertiban dan publikasi secara luas," tutur Kabag Humas Ditjen Postel Gatot S. Dewa Broto dalam situsnya, Senin (10/11/2008)..

Konsistensi tersebut, lanjut Gatot, dibuktikan ketika 28 Oktober 2008 lalu Balai Monitoring Frekuensi Radio Ditjen Postel Surabaya telah melaporkan kepada Dirjen Postel tentang hasil persidangan di Pengadilan Negeri Nganjuk dalam perkara tindak pidana penggunaan frekuensi radio tanpa izin dan tidak sesuai dengan peruntukannya sehingga menimbulkan gangguan terhadap komunikasi radio penerbangan.

Persidangan tersebut dalam keputusan majelis hakimnya No. 334/Pid.B/2008/PN.Ngjk tertanggal 25 Oktober 2008 telah memutuskan, bahwa Eko Pujianto selaku Direktur Radio Gentho FM Kabupaten Nganjuk terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tersebut.

Pasal yang dilanggar adalah Pasal 55 jo Pasal 38 Sub Pasal 53 jo Pasal 33 ayat (1) dan ayat (2) UU Telekomunikasi. Hukuman yang dijatuhkan berupa pidana penjara selama 4 bulan dikurangi masa tahanan selama 1 bulan dan Majelis Hakim juga telah menetapkan agar terdakwa tetap ditahan serta merampas dan menyita barang bukti untuk dimusnahkan, berupa 1 unit antena pengarah VHF beserta konektor coaxial cable, 1 unit pemancar radio link dan 1 unit equalizer/excster.

Hal ini bukan merupakan hal baru , tapi kurang disosialisasikan sehingga banyak masyarakat yang merasakan problematika ini tetapi tidak melakukan tindakan apapun , selain berpasrah diri.

Ditempat yang sama pengarah dari ORARI juga menjelaskan cara membuat Transmisi Komunikasi , dimana Transmitter ini dapat berkomunikasi sekitaran pulau Jawa dan sekitarnya . Transmitter yang sederhana , yang terdiri dari Pipa Pralon dan beberapa kawat yang dihubungkan dan diletakkan pada ketinggian tertentu.


Menurut beliau , transmisi komunikasi ini dapat mencapai New York bahkan belahan bumi lainnya . Beliau memperlihatkan salah satu alat yang dipergunakan untuk membuat Transmitter tersebut.

Banyak hal yang dijelaskan oleh pengarah dari ORARI , semoga hal ini dapat bermanfaat dan membuka cakrawala berfikir kita.

Muhammad Salahuddien di IT CAMP 2010

M Salehuddin sebagai perwakilan dari ID SIRTII Kemkominfo memberikan materi kepada peserta IT Camp 2010 mengenai Internet Security 2009 and 2010 Projection dengan Trend Terbaru. Setelah presentasi yang dilakukan beliau nantinya akan dilanjutkan dengan diskusi Panel bersama M Salahuddien , Onno W Purbo , dan Donny BU .


Banyak fakta yang dipaparkan beliau dari presentasi yang dipaparkan diantaranya , statistik pengguna Internet , pengguna handphone , dan penggunaan internet oleh siswa :

Pengguna Internet

- Indonesia population 242,968,342 (July 2010, est.)
- More than 180 ISP’s, 40 NAP’s, 3 IX’s (national exchange)
- 1 million internet users (1999), 45 million users (June 2010)
- 100.000 internet subscribers (1999), 7 million (June 2010)
- More than 25 million online media regular visitors every day!
- 25 Gbit/s aggregate national IX traffic, 50 Gbit/s international
- More of 3 million computers (2 million notebooks) sales (March 2010)

Pengguna Handphone

- 175 mil. numbers, 135 mil. unique users, 85 mil. GPRS phone
- 31.824 villages within the country will be connected in 2014
- 31.000 (Telkomsel), 29.000 (Indosat), 26.000 (XL) cellular BTS. Already serving
- 99% of 5.748 district (kecamatan). Most of BTS are GPRS/EDGE (data / internet) ready
- +3 mil. broadband users, 12 mil. 3G subs., 45 mil. active GPRS
- +1.000.000 Blackberry service subscribers (January 2010)
- 10 cellular operators AXIS, XL, ISAT, TSEL, 3 (GSM/GPRS/3G); ESIA, FLEXI, FREN, SMART (CDMA/EVDO); CERIA

Penggunaan Internet oleh Siswa

- http://nisn.jardiknas.org/cont/data_statistik/index.php
- Students Population 34.389.195 (in the end of 2009)
- More than 40 million students will be connected to the Internet in the year 2012 (Jardiknas Project - Depdiknas) *) terminate
- 40 million = overall students population in Europe Union
- 40 million = 25% of overall students population in ASEAN
- 40 million = 20% share of ICT potential market in Indonesia
- Early in 2010 all cellular providers engaged students market

Setelah melihat Statistik diatas , tentunya hal tersebut berimbas dari Cyber Lifestyle , dimana masyarakat Indonesia dengan akses internet yang semakin berkembang akan mengikut trend cyber di dunia. Adapun efek dari Cyber Lifestyle tersebut antara lain :

ICT Profile

- Telecommunication services price war, promotion package
- Low ARPU, application/value added services revenue increasing
- Computer hardware for internet use, price < 5 million (US$500)
- Combination of Netbook + cellular data service modem (US$300)
- Internet gadget, price < 1 million (US$ 100, lower everyday)
- Broadband access plan price (flat), cellular < 200K (US$ 20)
- Broadband access plan price (flat), home < 200K (US$ 20)

Blackberry Booming

- US + Canada is the largest Blackberry population in the world
- 1 million in US (2000 - 2009), 41 million worldwide (2010)
- Largest Blackberry Black Market (70% non operators handset)
- US + Canada Blackberry users are Corporate account (BES)
- 1 million in Indonesia (2007 - 2009) GSM XL 335K, TSEL 290K, ISAT 290K, AXIS 45K,
- 3 (Tri) 30K, SMART 10K (CDMA)
- Most of Indonesian Blackberry users are Personal account (BIS)
- Price drop from 300K monthly to 90K flat rate Rp. (US$ 9)

Walaupun Indonesia telah mengikuti trend Cyber Lifestyle , tetapi yang selalu menjadi hambatan ialah infrastruktur yang belum memenuhi standar , dan cenderung belum mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Fakta dari Infrastruktur Akses Internet di Indonesia

- Most of penetration rely on limited wireless infrastructure i.e. GPRS/EDGE, 3G,
- LTE, WiMAX, WiFi services based on non renewable natural resources: frequency
- Degradation of network handling capacity: saturation on frequency re-use policy may causing degration of services
- Cable broadband distribution less than 9 million, zero growth after 20+ years industry protection, only available in major cities (most populated island Java,
- Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi), more than 50% capacity was deploy only in Jabodetabek area
- In most rural area using limited and high cost VSAT services

Dibawah ini merupakan gambar jalur kabel Fiber Optik yang telah melintasi Indonesia , tetapi belum mencakup seluruh wilayah Nusantara .


Lalu , apakah yang dibutuhkan agar Indonesia tercakup dalam seluruh zona dalam pemerataan akses Internet . Yang perlu dilakukan adalah memperbanyakan kabel yang melintasi seluruh wilayah Indonesia ,agar terjadi pemerataan akses di seluruh Indonesia. Alasannya sebagai berikut :

- In the near future bandwidth consuming interactive multimedia application (i.e. triple play) will be widely used by users. Only end to end reliable cable networks could handle such traffic
- Wireless networks only fits to mobile services. It’s not intended to be used as carrier (inter city) or distribution (inter BTS) links
- For fixed data & internet services, wireless networks are just for temporary solution to accelerate penetration & growth boosting
- Only cables solution could solve the problem, to extend network handling capacity, to provide more reliable backhaul links
- Metro Ethernet Networks only available at several major cities

Adapun upaya pemerintah dalam pemerataan akses Internet di Indonesia , agar seluruh wilayah tercakup dalam akses yang merata dengan Palapa Ring 2014 .


Adapun fakta dari Palapa Ring 2014 yang direncanakan akan rampung pada 2014 antara lain :

- Investment US$ 1.524.515.000, initial capacity 640 Gbit/s. ISAT, XL & others investors consortium members has canceled the implementation. Only Telkom just start at NTB – NTT segment
- Total of 35.280 km subsea cable (16.000 shallow sea, 12.885 middle sea, 6.394 deep sea) including buoy
- Total 20.739 km land cable (Sumatera 7.402,5 km, Jawa 3.542, Kalimantan 5.345,5 km, Sulawesi 5.813 km, Maluku 2.988 km, Nusa Tenggara 3.480 km, Irian 4.958 km)
- Consist of 2.063 km Connecting Rings (redudancy, fail over loops)7 Rings connecting 465 municipals city within 33 Province

Tentunya dalam perkembangan jaringan dan infrastruktur tentunya mempunyai resiko bagi penggunanya , dan tentunya Cyberfareware yang perlu diperhatikan dari segi pertahanan dan kesigapan dari pengawasan akses di Indonesia.

Selain itu tentunya kita perlu melindungi diri kita dari serangan - serangan yang tidak diinginkan , dan tentunya kita perlu mengetahui bagaimana cara melindungi diri dari serangan tersebut.

M Salahuddien dalam presentasi menjelaskan Resiko dari Perkembangan Akses , kemudian cara melindungi diri dari serangan tersebut . Anda dapat mengunduh presentasi dari Muhammad Salahuddien pada tautan berikut :

Keamanan Berinternet oleh M Salahuddien di IT Camp 2010
(1,3 MB , PDF)

Donny BU ICT Watch di IT Camp 2010

Setelah pemaparan materi dari bapak M Salehuddin , dan bapak Donny BU dari ICTWatch telah berada di tempat . Maka pada pukul 21.00 WIB , beliau memaparkan materinya mengenai Aktifis Informasi dan Internet Sehat . Perlunya memberikan penjelasan kepada aktivis muda , dikarenakan pada acara IT Camp 2010 ini , kebanyakan peserta berasal dari generasi muda .


Maka , penting untuk diperhatikan bagaimana menanamkan moral Jurnalistik dan moral Kemanusiaan untuk memberikan perhatian lebih kepada jurnalis muda Indonesia. Beliau juga memaparkan kasus-kasus yang sering menjadi permasalahan di dunia maya , dan memperingatkan agar menjaga identitas kita di dunia maya , apalagi Social Networking guna mencegah identitas kita disalah gunakan.


Penyerahan plakat sertifikat oleh Onno W Purbo kepada Donny BU atas kesediannya menjadi pemateri untuk IT Camp 2010.

Curhat IT bersama 3 Pakar

Setelah pemaparan materi dari M. Salehuddin ( ID SIRTII ) dan Donny BU ( ICT Watch ) , maka acara dilanjutkan dengan diskusi bebas dan api unggun . Dalam sesi diskusi bebas ini diberi tema Curhat IT bersama 3 Pakar , ketiga pakar tersebut adalah : Onno W Purbo , M. Salehuddin , dan Donny B.U. . Dalam sesi curhat kali ini , banyak peserta memberikan pertanyaan yang aneh-aneh .


Mungkin juga pertanyaan ini mengganjal di perasaan para peserta sehingga dalam sesi kali ini , curhat bebas kali ini memberikan peluang bagi para peserta IT Camp 2010 untuk bertanya dan mengeksplorasi wawasan sang pakar , berbagai pertanyaan dilontarkan kepada ketiga pakar . Curhat ini berlangsung cukup lama sekitar 1 jam , tetapi raut wajah senang terpancar dari muka ketiga pakar ini .


Keterbukaan yang ditunjukkan para peserta IT Camp 2010 , yang membuat para pakar menjadi tergugah . Ternyata para peserta mempunyai kepedulian terhadap nasib dunia IT di Indonesia .


Setelah curhat bersama para pakar , banyak yang mengelilingi api unggun dan banyak juga yang bersiap untuk menonton piala dunia .

Semoga kesuksesan senantiasa mengiringi perjalanan para pakar IT ini, dan begitu juga para pembaca sekalian.

Lanjut Liputan Hari Kedua IT Camp 2010 ..

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...